"MASTATHO'TUM". Yaitu sebuah titik dimana saat kita berusaha semaksimal tenaga sampai Allah sendiri yang menghentikan perjuangan kita. Bukan kita yang berhenti
Saturday, July 29, 2017
Wednesday, July 12, 2017
Keindahan Objek Wisata Air Bendungan Gegas Kabupaten Musi Rawas
Musi Rawas 12-07-2017, Danau Gegas mungkin belum banyak dikenal sebagai lokasi tujuan wisata oleh masyarakat di luar Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan. Jangankan pelancong dari luar Musirawas, wisatawan dari daerah setempat pun masih jarang mengunjungi tempat ini. Padahal, keindahan alam kawasan seputar Danau Gegas cukup mempesona.
Daerah ini layak dikembangkan menjadi tempat wisata yang menjanjikan. Ada sebuah bendungan di Danau Gegas yang terletak di Desa Sugih Waras Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan. Dari atas tebing di sisi bendungan, sejauh mata memandang terlihat permukaan danau yang luas. Permukaan danau tenang, menyejukkan pandangan mata Pepohonan menghijau berlatar belakang pemandangan Bukit Barisan di kejauhan Danau Gegas selama ini lebih dikenal dengan bendungannya, yaitu Bendungan Air Gegas Menurut penuturan penduduk setempat, Danau Gegas membentang dalam wilayah tiga kecamatan.
Sebagian danau masuk wilayah Kecamatan Sukakarya, ada yang di daerah Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut dan sebagian lagi masuk Kecamatan Muarabeliti.
Untuk mencapai Danau Gegas, bisa masuk dari Simpang Gegas yang jalan masuknya di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut 5 KM dari pintu masuk.
Jika dari arah Kecamatan Muarabeliti, simpang jalan menuju Danau Gegas terletak di sebelah kiri Jalinsum. Jarak tempuh dari simpang hingga ke lokasi bendungan, kurang lebih sekitar tujuh kilometer. Jalan masuk dari Simpang Gegas hingga sampai ke danau, sudah relatif baik dan mudah dilalui Hingga ke bibir bendungan yang terletak di Desa Sugih Waras Kecamatan Sukakarya, jalan sudah diaspal Selebihnya, masih berupa jalan yang dikeraskan. Pada beberapa lokasi, jalannya melewati tepian danau. Sehingga, pengunjung sambil melintas bisa menikmati keindahan Danau Gegas.
Pemerintah Kabupaten Musirawas sudah berencana mengembangkan Danau Gegas menjadi lokasi wisata alam. Namun untuk mengembangkannya, diperlukan dana yang cukup besar.
Bupati Musirawas Hendra Gunawan dalam suatu kesempatan pernah menyampaikan, kalau hanya mengandalkan dana pemerintah daerah maka cita-cita menjadikan Danau Gegas sebagai daerah wisata sulit terwujud.
Maka, untuk mengembangkan kawasan wisata Danau Gegas, perlu bantuan para investor.
Selain akan dikembangkan sebagai kawasan wisata, Danau Gegas juga akan dijadikan lokasi budidaya ikan air tawar.
Sebagian danau masuk wilayah Kecamatan Sukakarya, ada yang di daerah Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut dan sebagian lagi masuk Kecamatan Muarabeliti.
Untuk mencapai Danau Gegas, bisa masuk dari Simpang Gegas yang jalan masuknya di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut 5 KM dari pintu masuk.
Jika dari arah Kecamatan Muarabeliti, simpang jalan menuju Danau Gegas terletak di sebelah kiri Jalinsum. Jarak tempuh dari simpang hingga ke lokasi bendungan, kurang lebih sekitar tujuh kilometer. Jalan masuk dari Simpang Gegas hingga sampai ke danau, sudah relatif baik dan mudah dilalui Hingga ke bibir bendungan yang terletak di Desa Sugih Waras Kecamatan Sukakarya, jalan sudah diaspal Selebihnya, masih berupa jalan yang dikeraskan. Pada beberapa lokasi, jalannya melewati tepian danau. Sehingga, pengunjung sambil melintas bisa menikmati keindahan Danau Gegas.
Pemerintah Kabupaten Musirawas sudah berencana mengembangkan Danau Gegas menjadi lokasi wisata alam. Namun untuk mengembangkannya, diperlukan dana yang cukup besar.
Bupati Musirawas Hendra Gunawan dalam suatu kesempatan pernah menyampaikan, kalau hanya mengandalkan dana pemerintah daerah maka cita-cita menjadikan Danau Gegas sebagai daerah wisata sulit terwujud.
Maka, untuk mengembangkan kawasan wisata Danau Gegas, perlu bantuan para investor.
Selain akan dikembangkan sebagai kawasan wisata, Danau Gegas juga akan dijadikan lokasi budidaya ikan air tawar.
yuk cek foto2 dibawah ini,keren kan
Sunday, June 18, 2017
Perampok Sadis Di Musi Rawas Tewas Setelah Baku Tembak Dengan Petugas
Musi Rawas - Pada hari Kamis (01/06) sekira pukul 14.3 Wib terjadi Kasus pencurian dengan kekerasan di Jalan lintas tengah Desa Seriang Kec Tuah Negeri Kab Mura.
Kejadian yang dialami Rosida Warga Desa Suka Makmur SP V Kec Bts Ulu Cecar tersbut diawali sewaktu mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J BG 6924 ET dalam perjalanan pulang dari Lubuklinggau menuju BTS Ulu Cecar.
Menurut Korban saat dirinya melewati Jalan lintas tengah Desa Seriang Kec Tuah Negeri Kab Mura, korban disalip oleh sepeda motor Honda Revo tanpa Nopol, dua orang pria tidak dikenal langsung menodongkan senjata api yang menyebabkan korban kaget dan terjatuh, lalu kedua Pelaku langsung membawa lari sepeda motor miliknya ke arah Muara Beliti.
Kapolres Mura AKBP Pambudi, SIK melalui Kasat Reskrim membenarkan kejadian tersebut dan Pihaknya telah menerima laporan Polisi dari Rosida Binti Mardainis. "setelah menerima laporan kami langsng melakukan langkah-langkah untuk mendalami kasus tersebut kemudian setelah mendapatkan bukti permulaan dan petunjuk yang cukup serta mengetahui Pelakunya, Tim Buser Polres Mura dipimpin langsung oleh Kanit Pidum Ipda Bertu, langsung melakukan penangkapan terhadap HS di Jalan lintas tengah Desa Seriang Kec Tuah Negeri Kab Mura" ujarnya.
Kemudian Saat Penangkapan, bermula dari adanya informasi bahwa Pelaku akan melintas di jalan seriang menggunakan sepeda motor, kemudian Tim langsung melakukan penghadangan dan saat Petugas berusaha menghadang, Pelaku langsung menghentikan sepeda motornya dan seketika langsung melakukan perlawanan terhadap Petugas dengan cara melepaskan tembakan ke arah Petugas menggunakan senpira yang telah dibawanya.
"Selanjutnya Petugas terpaksa dan tidak mengambil resiko mengeluarkan tembakan terarah untuk melumpuhkan Pelaku. Pelaku dapat diamankan dan saat dibawa ke RS Siti Aisyah untuk mendapatkan perawatan medis, Pelaku dinyatakan telah meninggal dunia oleh Tim Dokter" Ujar Akp Satria.
Terkait Pelaku HS, diamankan 1 (satu) pucuk senpira rakitan, 2 (dua) buah selongsong kaliber 3.8 special dan 1 (satu) buah peluru aktif kaliber 3.8 special dan Pelaku HS merupakam residivis kasus curas pada tahun 2014 dan juga terlibat dalam :enam kasus TP Curas di wilkum Polsek Muara Kelingi.
Kejadian yang dialami Rosida Warga Desa Suka Makmur SP V Kec Bts Ulu Cecar tersbut diawali sewaktu mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J BG 6924 ET dalam perjalanan pulang dari Lubuklinggau menuju BTS Ulu Cecar.
Menurut Korban saat dirinya melewati Jalan lintas tengah Desa Seriang Kec Tuah Negeri Kab Mura, korban disalip oleh sepeda motor Honda Revo tanpa Nopol, dua orang pria tidak dikenal langsung menodongkan senjata api yang menyebabkan korban kaget dan terjatuh, lalu kedua Pelaku langsung membawa lari sepeda motor miliknya ke arah Muara Beliti.
Kapolres Mura AKBP Pambudi, SIK melalui Kasat Reskrim membenarkan kejadian tersebut dan Pihaknya telah menerima laporan Polisi dari Rosida Binti Mardainis. "setelah menerima laporan kami langsng melakukan langkah-langkah untuk mendalami kasus tersebut kemudian setelah mendapatkan bukti permulaan dan petunjuk yang cukup serta mengetahui Pelakunya, Tim Buser Polres Mura dipimpin langsung oleh Kanit Pidum Ipda Bertu, langsung melakukan penangkapan terhadap HS di Jalan lintas tengah Desa Seriang Kec Tuah Negeri Kab Mura" ujarnya.
Kemudian Saat Penangkapan, bermula dari adanya informasi bahwa Pelaku akan melintas di jalan seriang menggunakan sepeda motor, kemudian Tim langsung melakukan penghadangan dan saat Petugas berusaha menghadang, Pelaku langsung menghentikan sepeda motornya dan seketika langsung melakukan perlawanan terhadap Petugas dengan cara melepaskan tembakan ke arah Petugas menggunakan senpira yang telah dibawanya.
"Selanjutnya Petugas terpaksa dan tidak mengambil resiko mengeluarkan tembakan terarah untuk melumpuhkan Pelaku. Pelaku dapat diamankan dan saat dibawa ke RS Siti Aisyah untuk mendapatkan perawatan medis, Pelaku dinyatakan telah meninggal dunia oleh Tim Dokter" Ujar Akp Satria.
Terkait Pelaku HS, diamankan 1 (satu) pucuk senpira rakitan, 2 (dua) buah selongsong kaliber 3.8 special dan 1 (satu) buah peluru aktif kaliber 3.8 special dan Pelaku HS merupakam residivis kasus curas pada tahun 2014 dan juga terlibat dalam :enam kasus TP Curas di wilkum Polsek Muara Kelingi.
Sumber : Fb (Musi Rawas Terkini)
Wednesday, June 14, 2017
Penodong HP di Tembak Sama Buser Polres Musi Rawas
Musi Rawas- Sat Reskrim Polres Musi Rawas kembali berhasil mengungkap kejahatan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (365 ayat ke-2 KUHPidana) pada hari Selasa tanggal 13 Juni 2017 sekira pukul 22.30 Wib di Desa Pedang Kec Muara Beliti Kab Mura telah dilakukan
Adapun Tersangka yang berhasil diamankan adalah Anton Alipandi warga Desa Pedang Kec Muara Beliti Kab Musi Rawas.
Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Dharma, SH, SIK menjelaskan Kronologis kejadian "berawal Pada hari Selasa tangggal 12 Juni 2017 sekira pukul 19.30 Wib di Jalan Jend Sudirman dekat Pondok Hijau Desa Tegalrejo Kec Tugumulyo Kab Mura telah terjadi pencurian dengan kekerasan terhadap korban Fadhli yang dilakukan oleh dua OTD. yang mana sewaktu korban berserta rekannya sedang duduk" di pinggir jalan, kemudian datang pelaku menggunakan sepeda motor langsung mengancam korban dengan berkata "sinike hape kamu men dak kutembak" sambil merampas hape korban. Lalu kedua pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 (satu) buah Hape ASUS yang apabila ditafsir dengan uang sebesar Rp 1.000.000"ujar Kasat.
Lalu setelah melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan dari rekan pelaku yang sudah tertangkap terlebih dahulu, Tim Buser Polres Mura yang dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda Bertu Haridyka, STK melakukan penangkapan terhadap Anton di dalam sebuah warung di Desa Pedang Kec Muara Beliti Kab Mura. Petugas yang mengetauhi keberadaan pelaku di dalam warung tersebut, langsung mendobral pintu. Namun pelaku berusaha melawan petugas dengan cara merebut senjata petugas. Kemudian pelaku melarikan diri. Petugas melakukan pengejaran sambil memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akhirnya petugas terpaksa memberikan tembakan terarah untuk melumpuhkan ybs. Pelaku berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Atas tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku, yang bersangkutan diamankan di Mapolres Musi Rawas demi keamanan dan untuk penyidikan lebih lanjut" ujar Kasat Reskrim menjelaskan bersama Kanit Pidum Polres Musi Rawas.
Adapun Tersangka yang berhasil diamankan adalah Anton Alipandi warga Desa Pedang Kec Muara Beliti Kab Musi Rawas.
Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Dharma, SH, SIK menjelaskan Kronologis kejadian "berawal Pada hari Selasa tangggal 12 Juni 2017 sekira pukul 19.30 Wib di Jalan Jend Sudirman dekat Pondok Hijau Desa Tegalrejo Kec Tugumulyo Kab Mura telah terjadi pencurian dengan kekerasan terhadap korban Fadhli yang dilakukan oleh dua OTD. yang mana sewaktu korban berserta rekannya sedang duduk" di pinggir jalan, kemudian datang pelaku menggunakan sepeda motor langsung mengancam korban dengan berkata "sinike hape kamu men dak kutembak" sambil merampas hape korban. Lalu kedua pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian 1 (satu) buah Hape ASUS yang apabila ditafsir dengan uang sebesar Rp 1.000.000"ujar Kasat.
Lalu setelah melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan dari rekan pelaku yang sudah tertangkap terlebih dahulu, Tim Buser Polres Mura yang dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda Bertu Haridyka, STK melakukan penangkapan terhadap Anton di dalam sebuah warung di Desa Pedang Kec Muara Beliti Kab Mura. Petugas yang mengetauhi keberadaan pelaku di dalam warung tersebut, langsung mendobral pintu. Namun pelaku berusaha melawan petugas dengan cara merebut senjata petugas. Kemudian pelaku melarikan diri. Petugas melakukan pengejaran sambil memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akhirnya petugas terpaksa memberikan tembakan terarah untuk melumpuhkan ybs. Pelaku berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Atas tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku, yang bersangkutan diamankan di Mapolres Musi Rawas demi keamanan dan untuk penyidikan lebih lanjut" ujar Kasat Reskrim menjelaskan bersama Kanit Pidum Polres Musi Rawas.
Sumber : Fb (Musi Rawas Terkini)
Tuesday, June 13, 2017
Polantas Mura Cegah Merebahnya Geng Motor di Musi Rawas
Musi Rawas - Pada akhir pekan, banyak Pemuda dan Pemudi di Kec. Muara Beliti, melaksanakan kegiatan ngabuburit di Komplek Agropolitan Kec. Muara Beliti Kab. Musi Rawas.
Namun terdapat beberapa Pemuda yang merusak kegiatan ngabuburit tersebut, dengan melaksanakan kegiatan balapan liar di kawasan Agropolitan.
Untuk mencegah membesarnya kegiatan, kebut-kebutan di wilayah tersebut, pada (11/06) sekira 17.30 Wib Kasat Lantas Polres Musi Rawas AKP Budi H. Sutrisno, SH, SIK langsung melaksanakan tindakan Kepolisian dengan melakukan penangkapan beberapa kendaraan bermotor yang terlibat aksi balapan liar.
Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi, SIK melalui Kasat Lantas AKP Budi H. Sutrisno, SH, SIK menerangkan bahwa dalam kegiatan tersebut "kami berhasil menyita 12 sepeda motor yang terlibat aksi kebut-kebutan, sementara puluhan kendaraan bermotor yang ikut menonton, kami himbau untuk membubarkan diri dan pulang kerumah masing-masing dengan tertib, terkait sepda motor yang terlibat, kami lakukan penilangan dan kendaraanya kami tahan sebagai barang bukti" ujar Kasat.
Kemudian Kasat menghimbau kiranya "Orang tua mengawasi kegiatan yang dilakukan anak-anaknya, jangan memberikan izin bagi anak-anak menggunakan kendaraan bermotor sebelum usia 17 tahun, apabila sudah berusian 17 tahun segeralah membuat SIM (Surat Izin Mengemudi) kemudian orang tua juga wajib melihat kondisi kendaraan bermotor anaknya, bila terlihat tidak spektek (jambrong) dapat diidentifikasi anaknya terlibat kebut-kebutan, untuk itu pengawasan dan pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang utama adalah dari lingkungan keluarga.
Terkait geng motor yang menjadi perbincangan media sosial beberapa pekan ini, Kasat Lantas menjelaskan di wilayah Mura belum terdapat geng motor, potensinya ada dan tidak menutup kemungkinan bisa merebah, untuk itu upaya-upaya pecegahan dengan segera menindak aksi balapan liar seperti ini adalah wujud pencegahannya potensi geng motor" ujar kasat menambahkan.
Namun terdapat beberapa Pemuda yang merusak kegiatan ngabuburit tersebut, dengan melaksanakan kegiatan balapan liar di kawasan Agropolitan.
Untuk mencegah membesarnya kegiatan, kebut-kebutan di wilayah tersebut, pada (11/06) sekira 17.30 Wib Kasat Lantas Polres Musi Rawas AKP Budi H. Sutrisno, SH, SIK langsung melaksanakan tindakan Kepolisian dengan melakukan penangkapan beberapa kendaraan bermotor yang terlibat aksi balapan liar.
Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi, SIK melalui Kasat Lantas AKP Budi H. Sutrisno, SH, SIK menerangkan bahwa dalam kegiatan tersebut "kami berhasil menyita 12 sepeda motor yang terlibat aksi kebut-kebutan, sementara puluhan kendaraan bermotor yang ikut menonton, kami himbau untuk membubarkan diri dan pulang kerumah masing-masing dengan tertib, terkait sepda motor yang terlibat, kami lakukan penilangan dan kendaraanya kami tahan sebagai barang bukti" ujar Kasat.
Kemudian Kasat menghimbau kiranya "Orang tua mengawasi kegiatan yang dilakukan anak-anaknya, jangan memberikan izin bagi anak-anak menggunakan kendaraan bermotor sebelum usia 17 tahun, apabila sudah berusian 17 tahun segeralah membuat SIM (Surat Izin Mengemudi) kemudian orang tua juga wajib melihat kondisi kendaraan bermotor anaknya, bila terlihat tidak spektek (jambrong) dapat diidentifikasi anaknya terlibat kebut-kebutan, untuk itu pengawasan dan pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang utama adalah dari lingkungan keluarga.
Terkait geng motor yang menjadi perbincangan media sosial beberapa pekan ini, Kasat Lantas menjelaskan di wilayah Mura belum terdapat geng motor, potensinya ada dan tidak menutup kemungkinan bisa merebah, untuk itu upaya-upaya pecegahan dengan segera menindak aksi balapan liar seperti ini adalah wujud pencegahannya potensi geng motor" ujar kasat menambahkan.
Wednesday, May 24, 2017
Makmur Dpo Pelaku Curas Tewas Karena Melawan Polisi
Musi Rawas- Berakhir sudah pelarian DPO kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh Makmur Bin Kodar bersama Ke Tiga temannya. Pencurian dengan kekerasan ini dialami oleh korban BRIGADIR APRIALDI beserta keluarganya (6 orang). Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 11 April 2017 sekira pukul 05.00 Wib dini hari di Jalinsum tepatnya di Desa Karanganyar Kec Muara Rupit Kab Muratara. Pada hari dan tanggal diatas, korban berangkat dari Prov Jambi bersama keluarganya hendak pulang dari cuti menuju ke Prov Bengkulu menggunakan Daihatsu Xenia warna Silver. Saat melintas di Jalinsum Tepatnya di Desa Karanganyar Kec Muara Rupit Kab Muratara, mobil yang dikendarai korban dan keluarganya di hadang dengan kursi panjang dan kayu di tengah jalan. Korban langsung menghentikan kendaraannya. Kemudian 4 (empat) OTD dengan menggunakan 3 senpira dan satu bilah parang panjang mengancam korban dan keluarganya. Selanjutnya pelaku menyekap korban dan keluarganya dan diturunkan di Desa Lubuk Rumbai Kec Muara Rupit Kab Muratara. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 1 (satu) unit Mobil Daihatsu Xenia warna Silver dan barang berharga yang apabila ditafsir dengan uang sebesar Rp 70.000.000,- ( Tujuh puluh juta rupiah ).
Kapolres Musi Rawas AKBP PAMBUDI, SIK melalui Kasat Reskrim AKP SATRIA DWI DHARMA, SIK, pelaku bisa kita tangkap pada hari Kamis tanggal 25 Mei 2017 sekira pukul 01.00 Wib dini hari di Jalinsum Lubuklinggau-Jambi tepatnya di Rumah Makan Surya Kec Nibung Kab Muratara telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (365 ayat ke-1 KUHPidana)
Kronologi penangkapan Tim Buser Polres Musi Rawas yang dipimpin langsung oleh Kanit Pidum IPDA BERTU HARIDYKA STK, melakukan penangkapan terhadap MAKMUR BIN KODAR di RM Surya tepatnya di Jalinsum Lubuklinggau-Jambi Kec Nibung Kab Muratara. Penangkapan bermula dari adanya informasi bahwa pelaku akan pergi ke RM Surya dengan menggunakan mobil. Setelah itu, petugas yang telah mengetauhi identitas kendaraan pelaku standby di RM Surya. Saat pelaku, petugas langsung menghentikan kendaraan pelaku. Namun pelaku langsung mengeluarkan tembakan ke arah petugas dan berusaha melarikan diri. Petugas berusaha mengejar dan memberikan tembakan peringatan, namun pelaku tetap berusaha melarikan diri. Akhirnya petugas memberikan tembakan terarah untuk melumpuhkan pelaku. Pelaku dapat diamankan. Dan saat dibawa ke RS Siti Aisyah untuk mendapatkan perawatan medis. Pelaku dinyatakan telah meninggal dunia oleh Tim Dokter.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sbb :
- 1 (satu) pucuk senpira rakitan
- 1 (satu) buah selongsong kaliber 9 mm
- 2 (dua) buah peluru aktif kaliber 9 mm
Selain itu, Pelaku MAKMUR BIN KODAR merupakan komplotan begal Desa Karang Anyar dan juga terlibat dalam :
- 20 Laporan Polisi TP Curas pada tahun 2016
- 15 Laporan Polisi TP Curas pada tahun 2017
MAKMUR BIN KODAR merupakan residivis tahun 2012 dalam perkara TP Curas (gar pasal 365 KUHPidana).
Selanjutnya petugas berkoordinasi dengan Kades Karang Anyar untuk menghubungi keluarga pelaku guna dibawa ke Rumah Duka di Desa Karang Anyar Kec Muara Rupit Kab Muratara.
Sumber : Fb ( Humas Polres Musi Rawas )
Wednesday, April 26, 2017
Polisi Salah Tembak!!!Terjadi Di Jl Sumatera 5 kel. Sukamerindu Kec. Teluk Segara Kota Bengkulu
Innalillahi wainnalillahirrojiun
Telah terjadi salah tembak, semoga Alm diampuni dosa2nya dan Ibunda dari korban diberikan kekuatan, Aamiin.
Pada hari rabu tanggal 26 April 2017 sekira jam 04.00 wib telah terjadi salah tembak yang dilakukan oleh anggota polri polres Bengkulu (Kanit Provos Polsek Ratu Agung) Aipda Bekti Sutikno terhadap anak kandungnya an. Bagas.
Kejadian penembakan tersebut dilakukan dirumahnya sendiri Jl Sumatera 5 kel. Sukamerindu kec. Teluk segara Kota Bengkulu.
Adapun Identitas korban/anak kandungnya :
Nama : Bagas alvravigo
Umur : 14 Tahun.
Alamat : Jl Sumatera 5 kel. Sukamerindu kec. Teluk segara Kota Bengkulu.
Sedangkan dentitas pelaku (ayah korban) :
Nama : Aipda Bekti Sutikno
Umur : 43 Tahun.
Pekerjaan : Polri (polres Bengkulu)
Alamat : Jl Sumatera 5 kel. Sukamerindu kec. Teluk segara Kota Bengkulu.
Kronologis Kejadian:
Sekira pukul 04.00 wib Aipda Bekti Sutikno mendengar suara pintu kamar kemudian Aipda Bekti Sutikno langsung mengambil senjata untuk mengecek suara tersebut setelah itu Aipda Bekti Sutikno langsung menembakan senjata api tersebut kearah korban dan mengenai bahu sebelah kanan dan melihat korban tersebut anak kandungnya sendiri.Melihat hal tersebut Aipda Bekti Sutikno dan keluarga langsung membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu dan melihat korban sudah meninggal dunia. Pada saat bersamaan Aipda Bekti Sutikno menyerahkan senjata api dengan Kompol Harry Irawan ( Subdit Renata Reskrim Polda Bengkulu) kemudian Aipda Bekti Sutikno pergi.
Sumber : Fb (Darmawank Anton)
Telah terjadi salah tembak, semoga Alm diampuni dosa2nya dan Ibunda dari korban diberikan kekuatan, Aamiin.
Pada hari rabu tanggal 26 April 2017 sekira jam 04.00 wib telah terjadi salah tembak yang dilakukan oleh anggota polri polres Bengkulu (Kanit Provos Polsek Ratu Agung) Aipda Bekti Sutikno terhadap anak kandungnya an. Bagas.
Kejadian penembakan tersebut dilakukan dirumahnya sendiri Jl Sumatera 5 kel. Sukamerindu kec. Teluk segara Kota Bengkulu.
Adapun Identitas korban/anak kandungnya :
Nama : Bagas alvravigo
Umur : 14 Tahun.
Alamat : Jl Sumatera 5 kel. Sukamerindu kec. Teluk segara Kota Bengkulu.
Sedangkan dentitas pelaku (ayah korban) :
Nama : Aipda Bekti Sutikno
Umur : 43 Tahun.
Pekerjaan : Polri (polres Bengkulu)
Alamat : Jl Sumatera 5 kel. Sukamerindu kec. Teluk segara Kota Bengkulu.
Kronologis Kejadian:
Sekira pukul 04.00 wib Aipda Bekti Sutikno mendengar suara pintu kamar kemudian Aipda Bekti Sutikno langsung mengambil senjata untuk mengecek suara tersebut setelah itu Aipda Bekti Sutikno langsung menembakan senjata api tersebut kearah korban dan mengenai bahu sebelah kanan dan melihat korban tersebut anak kandungnya sendiri.Melihat hal tersebut Aipda Bekti Sutikno dan keluarga langsung membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu dan melihat korban sudah meninggal dunia. Pada saat bersamaan Aipda Bekti Sutikno menyerahkan senjata api dengan Kompol Harry Irawan ( Subdit Renata Reskrim Polda Bengkulu) kemudian Aipda Bekti Sutikno pergi.
Sumber : Fb (Darmawank Anton)
Monday, April 24, 2017
Anak anak Bocil Margatani Jayaloka Menjadi Yang Terbaik Diajang Festival Sepakbola Usia Dini di L Sidoharjo Tugumulyo (Musi Rawas)
Tugumulyo 24-04-2017, Alhamdulillah Anak anak Bocil Margatani Jayaloka Menjadi yang terbaik setelah menang 2.1 Vs Tabarejo dan Menang 1.0 Vs Terawas diFinal diajang Festival Sepakbola Usia dini di L Sidoharjo Tugumulyo. 2 Jempol Selalu kami sematkan untuk Dedikasi kami untuk Sepakbola Musi rawas Sempurna Umumnya dan jayaloka khususnya.
#JayalokaBermartabat
#MusiRawasSempurna
#TerimakasihPanitia
#TerimaKasihParaOrangTua
With Roni, Albar, Eko, Fauzi, dll
Yuk kita lihat dokumentasi para pemain bersama coach dan orang tua
Sumber : Coach Bocil (Ryan Ndut)
Inilah yang Membuat Yanto Basna Bangga Bermain di Sriwijaya FC
PALEMBANG – Yanto Basna merasa punya kebanggaan tersendiri, saat dirinya memperkuat Sriwijaya FC (SFC) musim 2017 ini. Hal ini ditegaskannya beberapa kali di beberapa kesempatan. Yanto bangga karena sudah banyak belajar dari SFC dan dari pemain senior SFC.
-“Saya bangga bisa bermain di SFC, di sini saya bisa bermain dengan para senior yang hebat,” kata Yanto Basna, Minggu (23/4).
- Yanto memang tidak dapat melupakan SFC, selepas memperkuat Persib Bandung, Yanto sempat akan dipinang tim besar Arema Cronus, namun Yanto akhirnya berlabuh ke SFC. Karena Yanto sempat memulai karir juniornya di Sriwijaya FC U-21 musim 2014-2015, setelah ia pulang dari Sociedad Anonima Deportiva (sad) Uruguay pada tahun 2013 lalu.
- “Saya terpacu dan termotivasi untuk lebih banyak belajar di SFC, salah satunya belajar dengan para senior di SFC,” ujar Yanto merendah.
- Tak hanya para senior, pemain asal Papua ini juga respect dengan kepemimpinan pelatih kepala baru SFC, Oswaldo Lessa. Karena Oswaldo memiliki karakter yang berbeda dari pelatih lainnya.
- “Kami para pemain diminta bermain dengan hati, dan itu kami terapkan di lapangan,” kata Yanto yang pernah menjadi pemain terbaik Piala Jenderal Sudirman 2015 ini.
- Hal ini terbukti saat SFC melawan PBFC Sabtu (22/4) lalu, meski dengan laga intensitas tinggi dan emosi, ia dan para pemain lainnya tetap kompak dan bermain dengan hati, sehingga lambat laun SFC mampu mencetak satu gol dan menang.
- “Kami harus tetap mengevaluasi penampilan meski menang di laga perdana lawan PBFC,” tutup pemain langganan timnas ini.
-Biodata Yanto Basna
>
Nama : Rudolof Yanto Basna
Tempat tanggal lahir : Papua, Indonesia 12 Juni 1995
Tinggi : 1.83 m
Posisi : Bek tengah
-
Karier junior :
>
2011–2013 SAD Indonesia
2014–2015 Sriwijaya FC U-21
-
Karier senior :
>
2015–2016 Mitra Kukar
2016-Persib Bandung
2017- Sriwijaya FC
-
Tim nasional :
>
2013–2014 Indonesia U-19
2014 Indonesia U-21
2016–Indonesia
Sumber : (Detak-Palembang.com)
Sunday, January 8, 2017
Subscribe to:
Posts (Atom)



























