Thursday, October 27, 2016

Adab-Adab Berdoa

Beberapa perkara yang menjadi adab dalam berdoa :



1. Merendahkan suara ketika berdoa, tidak didalam hati tapi juga tidak menjaharkanya. Karena hal itu bisa membantu dia untuk khusyu' dan sekaligus menunjukan ketundukan dan kerendahan dia di hadapan Allah Ta'ala.

2. Tadharu' (merendah) kepada Allah ketika berdoa kepada_Nya. Ad-Dhara'ah (asal kata tadharru' pent). bermakna menghinakan diri, tunduk, dan mengharap. Dia tadharru' kepada Allah maksudnya dia berharap kepada_Nya (Lihat Al-Mishbah Al-Munir hal. 361) Allah Ta'ala berfirman, " Kemudian Kami Siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. Maka mengapa mereka tidak memohon ( kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitan pun menampakan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan."(QS. Al-An'am :42-42).

3. Menggunakan kalimat-kalimat yang jami' dalam berdoa, yakni yang lafazhnya ringkas akan tetapi makna yang terkandung di dalamnya sangat dalam lagi sangat luas. Karenanya sudah sepantasnya seseorang itu berdoa dengan doa-doa yang Nabi-alaihishashalatu wassalam- pernah berdoa dengannya, karena beliaulah pemilik al-jawami, al-kalim (kata-kata yang jami').

4. Tidak mendoakan kejelekan untuk diri, keluarga, dan harta benda, karena mungkin saja Allah Ta'ala akan mengabulkanya.

5. Memastikan permintaannya dan tidak mengembalikannya kepada masyi'ah (kehendak) Allah, karena hal itu menunjukan kurang perhatianya dia kepada doanya dan dia tidak terlalu berharap kalau Allah akan mengabulkan doanya.

6. Betul-betul meminta (arab: al-ilhah) kepada Allah ketika berdoa.

Berikut beberapa adab lainya yang tidak tersebut dalam semua dalil di atas:

1. Memulai dengan memuji Allah lalu bershalawat kepada Nabi -shallallahu alaihi wasallam-, dan juga menutup doanya dengan ini
2. Senantiasa berdoa kepada Allah baik dalam keadaan lapang maupun dalam kesulitan.
3. Bertawassul kepada Allah Ta'ala dengan salah satu atau semuan jenis-jenis tawassul yang disyariatkan
4. Tidak memaksakan diri dalam memperindah lafazh (sajak) doa (arab:as-saja')
5. Mengulangi doa sebanyak tiga kali
6. Menghadap ke arah kiblat.
7. Mengangkat kedua tangan ketika berdoa
8. Berwudhu sebelum berdoa
9. Menangis ketika berdoa karena takut kepada Allah Ta'ala
10. Jika dia mendoakan orang lain maka hendaknya dia mulai dengan mendoakan dirinya sendiri.
11. Dan tentu saja dia tidak meminta kecuali hanya kepada Allah semata.


Sumber : PENERBIT MUTIARA


No comments:

Post a Comment